------Terima Kasih Untuk Kunjungannya ------ Untuk Melihat Daftar Isi Dari Blog Ini Klik Tab Bertuliskan INDEX ------ Untuk Bertukar Link Klik Pada Tab Link Exchange ------ Untuk Yang Suka Download Dapat Melihat Di Tab Download ------ Jika Anda Ingin Memasang Iklan Pada Blog Ini Cukup Berkomentar Pada Tab Advertising ------

Jumat, 05 November 2010

Duka di Sekitar Merapi

Merapi semakin mengkhawatirkan. Makin hari kegiatan Merapi semakin aktif, mulai dari mengeluarkan asap, wedhus gembel, sampai mengeluarkan lahar dingin. Daerah di sekitar Merapi juga merasakan imbasnya, mulai dari terkena abu vulkanik, pemadaman listrik, dan banyak kegiatan lainnya yang terbengkalai.

Belum lagi korban yang ditimbulkan dari letusan Merapi tersebut. Banyak sekali kerugian yang ditimbulkan, mulai dari kerugian moral, materiil sampai kerugian nyawa alias meninggal dunia. Sesosok tokoh di Indonesia yaitu Mbah Marijan telah menjadi korban dari letusan Merapi tersebut, beliau merasa bertanggung jawab atas Merapi sehingga beliau rela mengorbankan nyawanya di tempat kediamannya di sekitar Merapi tersebut.


Banyak juga masyarakat sekitar yang mengungsi dan mengeluh akibat dari abu yang ditimbulkan Merapi. Berikut ini beberapa artikel yang saya dapatkan tentang kondisi Merapi dan kondisi masyarakat di sekitar Merapi.


Tentang Korban Merapi

TEMPO Interaktif, Jakarta -Korban Merapi terus bertambah. Menurut Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana sampai pukul 16.30 korban meninggal dunia berdasarkan data forensik RS Sardjito bertambah 4 orang.
"Jadi total meninggal 109 orang," tulis Andi Arief dalam akun twitternya pada Jumat (5/11).

Menurut Andi Arief dari data RS Sardjito, korban erupsi dan awan panas tadi malam sebanyak 64 orang dan pada erupsi pertama sebanyak 45 orang.

Setelah dua hari tidak berhenti menyemburkan awan panas, aktivitas Gunung Merapi hari ini mulai mereda. Tetapi belum tentu sudah aman dan tidak ada erupsi. Sebab gempa tremor masih sering terjadi dan sesekali meluncurkan awan panas.
“Aktivitas Merapi sudah agak mereda, tetapi bukan berarti sudah tidak ada erupsi, sebab tekanan magma dari dalam masih kuat,” kata Subandrio, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Jumat (5/11).

Ia menjelaskan, pengamatan visual sejak pagi masih terhalang oleh kabut. Sedangkan pemantauan melalui seismograf hanya mengandalkan satu seismometer yang berada di Plawangan, Kaliurang, Sleman. Sedangkan empat alat pemantau yang berada di dekat puncak gunung Merapi, mati karena rusak akibat diterjang awan panas.
POERNOMO | MUH SYAIFULLAH

YOGYAKARTA, (PRLM).- Dini hari ini, Jumat (5/11), dua Posko M
erapi hasil kerjasama PT PGN (Persero) Tbk yang berada di Wonokerto dan Girikerto dievakuasi ke GOR Sleman yang berjarak 30 km dari Gunung Merapi. Hal itu dilakukan menyusul letusan Merapi yang kembali terjadi sekitar pukul 23.00 Wib.
Setelah terjadi letusan, para relawan PGN-Rumah Zakat mengevakuasi pengungsi yang lumpuh untuk dibawa ke Rumah Sakit. "Tadi pagi relawan hanya mampu menyelamatkan barang-barang elektronik. Sementara bahan pangan dan obat-obatan tidak bisa," ujar Ketua Penanggulangan Bencana Rumah Zakat Noor Yahya.
Sebanyak 6000 pengungsi saat ini masih berdatangan ke Posko PGN-Rumah Zakat yang berada di GOR Sleman. Adapun kebutuhan yang mereka perlukan saa
t ini antara lain air mineral, bahan makanan, obat-obatan, tikar, dan juga MCK. "Jika Posko tidak mencukupi, maka para pengungsi akan dipindahkan ke tempat lainnya," tutur Yahya.
Hari ini para relawan akan melakukan pemetaan lapangan dan survey lokasi untuk pendirian Posko. Selain itu Rumah Zakat akan mengadakan Siaga Sehat sesuai dengan kebutuhan lapangan. "Kami juga membagikan bahan makanan dan air mineral untuk para pengungsi," ungkap Yahya.(A-189/kur)***

Pengungsi mengungsi di gedung UGM

Salah satu sudut gedung UGM.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Para pengungsi Gunung Merapi di Sleman juga memasuki kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sejak Jum
at dinihari (5/11). Sebanyak 700-an pengungsi Merapi kini menempati beberapa pos pengungsian di wilayah kampus UGM. Mereka ditempatkan di gelanggang mahasiswa dan Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH).

Ketua Disaster Early Response Unit (DERU) UGM Slamet Widiyanto, SSi, MSc mengatakan, pengungsi dari Stadion Maguwoharjo yang dipindahkan ke UGM sejak Jumat (5/11) dinihari pada pukul O2.30 WIB sebanyak 219 orang. Selanjutnya pukul 03.30 WIB dipindahkan sebanyak 295 orang. “Pengungsi langsung ditempatkan di gelanggang mahasiswa,” jelas Slamet.

Diakuinya, mayoritas pengungsi tersebut berasal dari Pakem, Harjobinangun, Turgo, dan Ngagklik Sleman. Pemindahan para pengungsi itu dilakukan karena ada over kapasitas pengungsi di Stasion
Maguwoharjo.

Penanganan kebutuhan para pengungsi ini sepenuhnya ditangani oleh DERU UGM bekerjasama dengan relawan aktivis gelanggang, Unit Kesehatan Mahasiswa (Ukesma) dan lembaga intrakampus serta relawan mahasiswa. Bantuan berupa nasi bungkus, pakaian dalam, selimut, tikar, masker, dan air mineral pun disalurkan.

Direktur kemahasiswaan UGM Drs Haryanto, MSi menegaskan, UGM akan mempersiapkan beberapa beberapa pos pengungsian tambahan apabila jumlah pengungsi semakin bertambah. “Sementara ini kami siapkan tempat di Gelangang, PKKH, kalau tidak mencukupi akan disiapkan di lapangan tenis indoor,” katanya.

Menurut Haryanto, penempatan para pengungsi idealnya di dalam gedung atau ruangan tertutup untuk menghindari terkena abu debu vulkanik yang bisa menggangu saluran pernafasan terutama bagi anak-anak. “Kami mengimbau, PTN/PTS kampus untuk dibuka sebagai tempat pengungsian,” kata ketua paguyuban wakil rektor kemahasiswaan PTN/PTS Se-Indonesia ini.

Untuk membantu penanganan trauma para pengungsi, kata Haryanto, Fakultas Psikologi UGM telah mengirim tenaga empat relawan (4 R), terdiri para psikolog (R1), mahasiswa profesi (R2), dan mahasiswa psikologi yang dapat pembekalan (R3).
Red: Endro Yuwanto
Rep: Yulianingsih

0 komentar:

Posting Komentar

Jangan Sungkan Untuk Meninggalkan Komentar Disini. Komentar yang baik adalah komentar yang sesuai dengan isi posting dan dapat berupa kritik maupun saran. Terima kasih, anda sudah meninggalkan komentar yang bermutu.

Related Posts with Thumbnails