------Terima Kasih Untuk Kunjungannya ------ Untuk Melihat Daftar Isi Dari Blog Ini Klik Tab Bertuliskan INDEX ------ Untuk Bertukar Link Klik Pada Tab Link Exchange ------ Untuk Yang Suka Download Dapat Melihat Di Tab Download ------ Jika Anda Ingin Memasang Iklan Pada Blog Ini Cukup Berkomentar Pada Tab Advertising ------

Rabu, 20 Oktober 2010

Air Isi Ulang Kurang Higienis

Bagi sobat blogger yang suka mengkonsumsi air isi ulang dari depot - depot isi ulang, lebih baik mikir - mikir dulu deh...
Ternyata iar dari depot isi ulang tidak se-higienis air isi ulang asli dari produknya..
Ini dia cuplikan berita dari detikhealth :


Jakarta, Membeli air yang bisa langsung diminum di depot-depot isi ulang air minum makin diminati masyarakat. Tapi sebaiknya, air yang dibeli dari depot dimasak lagi sebelum diminum.

Meski depot-depot air isi ulang tersebut mendaur air bersih dengan standar yang ada menggunakan alat penyaring seperti ultraviolet atau bahan lainnya, namun belum jaminan bakteri-bakteri terutama E.coli akan hilang.

"Rata-rata 50 persen air isi ulang tersebut mengandung bakteri E.coli, karenanya masyarakat disarankan untuk memasaknya kembali sebelum diminum," ujar Dr R Budi Haryanto, SKM, MKes, MSc dalam acara Unilever Pureit: Teknologi Pemurni Air Siap Minum Terlindung dari Kuman berbahaya Penyebab Penyakit di Planet Hollywood, Jakarta, Selasa (19/10/2010).

Budi menuturkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa FKM UI tahun 2009 di daerah Cimanggis, Jawa Barat diketahui bahwa air depot isi ulang mengandung bakteri E.coli dan berhubungan dengan diare pada bayi yang mengonsumsinya.

"Risiko bayi terkena diare 3 kali lebih tinggi pada bayi yang mengonsumsi air isi ulang dibandingkan dengan bayi yang tidak mengonsumsi. Hal ini karena biasanya air tersebut langsung diminum," ujar dosen FKM UI.

Diare menduduki peringkat kedua sebagai penyebab kematian balita dan balita yang minum air tercemar akan memiliki risiko lebih tinggi. Fenomena ini menunjukkan pentingnya metode pengolahan air yang efektif dan efisien, sehingga air yang dikonsumsi bisa terbebas dari mikroorganisme berbahaya.

Budi menuturkan proses yang digunakan oleh depot isi ulang tersebut sebenarnya sudah benar, dan penyaring yang digunakan seperti ultraviolet memang bisa digunakan menyaring bakteri atau senyawa kimia yang terdapat di dalam air.

"Tapi permasalahannya adalah siapa yang bisa menjamin bahwa penyaring tersebut diganti secara teratur, karena biasanya yang menjaga depot bukanlah sang pemilik yang sudah mendapatkan training tapi orang lain. Untuk itu pengawasannya harus diperketat," ungkap dosen yang lahir di Malang 51 tahun silam.

Jika masyarakat masih mengonsumsi air isi ulang yang berasal dari depot-depot, maka sebaiknya air tersebut dimasak kembali atau dilewatkan pada dispenser yang air panas untuk mengurangi kontaminasi bakteri.

2 komentar:

  1. Buying small bottles of drinking water can become quite expensive over time. If you prefer bottled water to tap water, you can save money buy buying bottled water in bulk.nice information

    BalasHapus
  2. I am very much pleased with the contents you have mentioned. I enjoyed every little bit part of it. It contains truly information. I want to thank you for this informative read; I really appreciate sharing this great.

    BalasHapus

Jangan Sungkan Untuk Meninggalkan Komentar Disini. Komentar yang baik adalah komentar yang sesuai dengan isi posting dan dapat berupa kritik maupun saran. Terima kasih, anda sudah meninggalkan komentar yang bermutu.

Related Posts with Thumbnails